You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tebing Hutan Kota Mulai Dipasangi Penahan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Tebing Hutan Kota Mulai Dipasangi Penahan

Untuk antisipasi longsor susulan saat pengerjaan trase kali sebelum adanya pembuatan turap baru, pihak Sudin Tata Air memasang penahan di tebing hutan kota Pondok Labu.

Tahap awal sebelum dibuat landai untuk bronjong, kita pasang terucuk dulu sebagai penahan tebing

"Tahap awal sebelum dibuat landai untuk bronjong, kita pasang penahan dulu sebagai penahan tebing," ujar Elisabeth Tarigan, Kasi Tata Air Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (15/9).

Ditambahkannya, selain pemasangan penahan di tebing hutan kota Pondok Labu, pihaknya juga melakukan pengeringan empang milik Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahana Pangan DKI Jakarta seluas 3.000 meter persegi. Lahan ini nantinya dapat digunakan sebagai tangkapan air (embung) dari luapan kali penghubung Pinang Kalijati.

Alat Berat Dikerahkan Evakuasi Longsor di Pondok Labu

"Dengan penahan sementara risiko longsor dapat diantisipasi, sehingga alat berat dapat bekerja dengan maksimal," tandasnya.

Sementara itu hari ini, pasca perobohan tembok dan pembersihan material di sekitar tebing hutan kota Pondok Labu dua hari lalu, satu unit alat berat masih meratakan tebing hutan kota. Satu unit mini eskavator mengeruk empang Dinas KPKP DKI Jakarta, dan satu pompa menyedot dan mengurangi debit air empang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye7254 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1784 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1145 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1139 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1021 personFakhrizal Fakhri